Bentuk Dasar Kehidupan


Bentuk Dasar Kehidupan
Oleh:
Untung Suhardi


Kehidupan ,,,,,,, inilah yang memberikan perpanjangan kita dalam mengatakan bahwa manusia beserta makhluk hidup selalu bergulir di dalamnya. Kata kehidupan membuat kita sebagai manusia terkadang merasa sesosok makhluk yang penuh dengan tantangan dan probematika dalam kehidupannya. Akan tetapi, apakah kita menyerah pada keadaan yang ada lantaran kita merasa tidak mampu dan menjadikan diri kita seolah-olah makhluk yang tidak berdaya. Tentunya sikap kita bukanlah hal yang demikian kita lakukan. Pikiran ini terkadang membuat kita merasa dalam dilema antara berhenti atau melanjutkan  dan meninggalkan seluruh masalah ini dan pergi sejauh mungkin. Tapi coba kita merenung, apakah dengan meninggalkan dan pergi jauh semua masalah akan selesai ?, pemikiran inilah yang  harus kita gulung dan kita bentangkan serta mencoba menimbang dari konsekuensi masalah yang ada saat ini.

Penutur kehidupan dari berbagai belahan dunia mampu  memberikan kita referensi tentang kehidupan,  tapi apakah kita mampu untuk menyerap dan menjalankannya?, serangkaian permasalahan ini tentunya tidak dapat kita tamping dan hanya memberikan kesenangan kecil pada diri k ita sendiri dan seolah-olah kita mampu namun nyatanya kita masih mendaptkan masalah yang banyak sekali dan solusi untuk pergi sejauh mungkin ini hanyalah “penghindaran diri dari masalah”. Hal ini adalah sifat alamiah dari manusia yang menginginkan kesenangan tanpa mau untuk berusaha dan belajar dari pengalaman yang sudah lewat. Manusia dan kita semua pada dasarnya dilengkkapi dengan berbagai alat dan element yang sangat luar biasa sempurna oleh Tuhan yang mampu untuk diteruskan dan dimanfaatkan dalam menjalani kehidupan, namun kenyataannya banyak sekali dari kita yang hanya mengandalkan keinginan dan ego yang ada dalam diri kita. Dan akhirnya apa yang didaptkan hanyalah kesulitan dan kesenangan yang bersifat sementara.
 Proses kita sebagai manusia untuk mengenal diri kita sendiri  merupakan suatu perjuangan panjang yang ada dalam ruang dan waktu yang membutuhkan pengorbanan. Namun, apakah sebagian besar dari kita sudah melakukan pengorbanan untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan ?, inilah pertanyaan retoris yang ada dalam benak kita dan cukup untuk direnungkan dan direfleksikan pada diri kita masing-masing. Esensi dasar dari kehidupan ini adalah menyelami kedalaman diri kita sendiri, karena banyak sekali orang yang mencari bentuk sejati dari kehidupan ini adalah mencari kesibukan diluar dirinya sendiri dan yang didapatkan hanyalah kesusahan dan kesenangan duniawi saja.
 Kesadaran untuk menghayati diri bukanlah perkara mudah, melainkan butuh usaha dan upaya yang sangat luar biasa karena hidup bukan hanya niat saja untuk berubah melainkan usaha kita untuk membuktikan bahwa niat kita bukan hanya di angan-angan dan ucapan kita, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata. Upaya inilah baru pada awal manusia untuk mencoba mengembangkan kesadarannya bahwa dirinya dalah berarti untuk kehidupan ini. Lalu kemudian, apakah yang menjadikan dirinya berniat berlari dari masalah ? karena belum adanya manajamen diri kita dalam mengelola masalah yang ada dalam diri kita. Hal ini sepertinya sangat sederhana karena bagaikan kita  hanya menata file dan dimasukan dalam folder, namun kenyataannya tidak, banyak orang yang kemudian gagal lantaran tidak ada manajemen diri yang baik dia larikan dalam pergaulan bebas, narkoba dan perbuatan yang nista lainnya Karen amasih berpikiran diri kita ingin menjauh dari masalah yang ada. 
Kesiapan diri yang matang, adanya control dalam diri adalah upaya dasar bagimana manusia mampu meyakini bahwa dirinya adalan memahami bentuk sejati dari kehidupan. Elemen dasar tentang kehidupan adalah perubahan, seseorang yang mampu menyelami perubahan dalam kehidupan ini adalah mereka yang sudah menyadari bahwa permasalahan yang ada bukanlah penghalang melainkan pemicu bagi kita untuk  menyelessaikannya, jangan sampai ditinggalkan karena bukannya selesai melainkan akan menimbun masalah menjadi gunung masalah yang suatu saat akan meledak dan menjadi malapetaka dalam diri kita. Marilah kenali diri kita sendiri, control diri dengan cara memahami bahwa kita adalah makhluk yang unggul dan dapat menjadikan diri kita lebih baik lagi.


Jumat, 23 November 2018

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bentuk Dasar Kehidupan"

Post a Comment